2014/09/23

22 fact about ME!!!

ini lagi happening banget yaaa, yes, di instagram ataupun di sosial media lainnya ini pasti udah tau, dan ini aku menulis di sebuah catatan kaki, 22 fact about ME !!! btw kenapa 22 karena aku lahirnya tanggal 22 ~~~~\o/


1. penyuka sambel telor bulet garis keras!!! nggak tau deh padahal mama bisa banget masak yang lebih enak lagi selain sambel telor, tapi favorit aku dari kecil sampe sekarang cuma sambel telor bulet, mau di meja makan ada rendang, opor, sayur lodeh atau lainnya tetep sambel telor bulet yang cuma bisa bikin aku makan sehari sampe 5x HAHAHA

2. purple addict, yess, pengikut setia, penggila sejati warna ungu, everything about warna ungu selalu suka, alesannya : dulu banget suka sama band ungu, dah! 

3. panikan, nah ampun ini sifat yang nggak bisa banget di ilangin, apapun deh, soal apapun kalo udah gawat (menurut aku) pasti langsung panik

4. anak bungsu dari 5 saudaraa, so aku ini paling dienakin dirumah, punya kedua orangtua yang sangaatt hebat dan kakak-kakak yang sangat sayang, i'am proud of my family ({})

5. nggak suka banget sama orang yang merokok dilingkungan sekitar, ya karena bapak nggak ngerokok, jadi sudah termindset buat nggak suka aja sama cowok ngerokok, lagian sekarangkan lagi jaman hidup sehat :D

6. suka masak, ini kesukaan paling tetap di hidupkuu, aku suka masak, aku pengen sekolah masak, aku pengen punya sebuah resto, cafe, and anything yang berhubungan dengan dunia kuliner

7. punya luka di betis kiri karena kena pisau waktu kecil dan sampe sekarang bekasnya nggak hilang 

8. nggak punya alis, yesss ini jelass, aku dilahirkan dengan minim bulu alis

9. punya hidung tadinya pesek tapi semenjak di operasi dadakan dengan dipukul pake senter besi sama sepupu jadi hidungku mancung deh sekarang

10. nggak suka matematika, ya aku nggak suka hitung-hitungan, tapi selalu aja aman sama pelajaran tentang hitung-hitungan waktu sekolah dan alhamdulillah kuliah juga :)))

11. nggak suka binatang apapun, nggak usah dijelasin deh yaa :((

12. nilai menggambarnya standar dan kemampuan di bidang seni juga minim abis, tapi bersyukur bisa gambar alis di diri sendiri selalu rapih padahal baru belajar, PRESTASI BANGET

13. nggak terlalu suka anak kecil, yess anak kecil itu ngebawelin, ngeselin, bikin bete, bikin gondok, tapi besok (calon) anak aku nggak begini kok hahahaha

14. suka nonton acara tv soal pariwisata, kuliner, entertainment, news, dan knowlegde TAPI aku nggak suka nonton sinetron drama nggak jelas itu okeeeee

15. punya sahabat namanya ayu jugaaa, dan satu lagi punya sahabat yang tanggal lahir, bulan, tahun sama, AWESOME!

16. beli makanan apapun yang kuah-kuah gitu harus pake sambel minimal 3 sendok, yess yess i'am chili addict

17. kalo masak mie instan sukanya yang lembuttt, trus pakein rawit pedes-pedes, sama telor yang utuh banget bentuknyaaa, tapi baru dimasak suka ngences gituu liatnya hahha btw, kalo beli mie ayam juga sukanya yang mienya lembut, kuah banyak gituu

18. dulu paling kesel dipanggil lely, ehh tapi semenjak kuliah malah dipanggilnya alel, lely, uno, aselole, lele, dan ay. yessss para barisan rekan sejawat sedikit banyak mengubahku \o/

19. waktu kecil bangeettt, punya cita-cita pengen jadi tukang jualan pecel dan hasil penjualannya buat beli bakso, yes sesederhana itu bahagiaku saat masih kecil :))))

20. sekarang lagi kuliah di jurusan sosiologi unsri, setelah lulus dari sini, one day aku harus bisa jadi sosiolog, yes bila ada rezeki, aku sering mengingatnya untuk sekolah lagi, berkarier, dan membuka sebuah usaha, aamiin, yang jelas aku hanya dan cuma ingin membahagiakan kedua orangtuaku, kakak-kakakku, dan seseorang hebat dimasa depankuu, one day, i'am believe

21. punya keahlian kalo lagi jalan kaki bisa banget ngejer dengan gesit atau bahkan ngeduluin orang yang jauhh didepannya, entah dapet keahlian super ini dari mana haha

22. benci warna pink dari kecil sampe akhirnya pas kuliah luluh juga arena cat gedung fakultas warna pink dan akhirnya sekarang rada suka gitu sama warna pink :))))


kuraaangggg dan masih banyak fact about meee hahahaha 

2014/09/22

Rangkaian kata pada catatan kaki untuk semestaku

*catatan kaki ini dibuat hanya untuk sekedar pengingat di hari esok bahwa 22 september adalah hari yang penuh syukur*

Perjalanan hidup sampai juga di usia baru, 21 tahun!
Banyak moment yang tentunya akan selalu membekas pada perjalanan 20th teakhir, banyak syukur yang ku ucapkan kepada pemilik semesta akan bagaimana hebatNya menjagaku di dunia ini, syukur aku hingga detik ini selalu berada di tangan yang tepat, syukur karena Tuhan amat sangat murah hati banyak memberi aku senyum dikala sedihku, syukur Tuhan selalu memberi rezeki yang bukan hanya sekedar materi, tapi ini jauh lebih penting dari materi itu sendiri, ya, 20th aku berada dilingkungan yang sangat memprotektifkan diri ini sebagai suatu bunga yang sedang akan mekar, syukur karena masih diberi kesempatan untuk merasakan oksigen bumi yang didapatkan secara gratis, syukur karena masih diberi umur hingga bisa selalu merasakan hujan dan panas yang merupakan rezeki dariNya juga, rezeki bagaimana aku bisa berada ditempat sejauh ini, syukur karena aku bisa merasakan keisengan semesta lewat lelucon yang hadir (((kebetulan))) dibeberapa waktu belakangan ini, syukur karena aku masih bisa terus belajar untuk memperbaiki diri dengan menekan kadar ego-ku yang tinggi ini dan masih banyak syukur lainnya atas kebaikan sang pemilik semesta atas perjalanan hidupku.
Tuhan, terimakasih atas 20th yang sangat awesome
Terimakasih, aku sebagai makhluk yang kecil ini diberi kedua orangtua yang selalu ada dalam keadaan apapun, terimakasih diberi kakak-kakak yang sangat menjagaku sebagai bungsu ini, terimakasih telah mengenalkan aku pada barisan orang baik di lingkunganku hingga aku harus bisa juga baik terhadap mereka yang belum mengenalku, terimakasih atas semua rezeki yang hanya bukan sekedar materi tapi lebih penting dari materi… bismillah, aku mulai melangkahkan kaki dengan usia baru, yang dimana aku harus menjadi pribadi yang lebih matang dalam bertindak, pribadi yang bisa membawa dirinya tepat dimana ia berada, pribadi yang jauh memiliki rasa syukur dan tidak berhenti meminta kepada sang pemilik hidup untuk memberi apa yang aku inginkan dan aku butuhkan, dan ku ucapkan :

Bismillah 21th, aku akan memberi yang terbaik di usia ini, bekerja sama dengan semesta untuk fase yang lebih baik

2014/09/06

Tentang Sebuah Keutamaan Daripada Keharusan

Menjadi wanita dengan banyak keharusan yang wajib dipunyai memang harus sekali, terlebih bagi wanita yang tinggal di dunia timur ini, mengertikah jika banyak yang harus diterampilkan untuk menjadi wanita terlebih sudah masuk fase dewasa, dimana akan banyak masuk kedalam kehidupan yang baru, baik kehidupan kuliah, bekerja, last menikah mungkin ya.

Banyak sekali aku belajar dari lingkungan disekitarku, lingkungan yang membentuk kepribadianku, individu yang telah banyak mengisi hariku, serta ilmu yang telah banyak sekali aku dapatkan. Bukan dengan alasan aku menulis ini, jika bisa dibilang ini hanya untuk pengisi hari-hari membosankan aku dikost, jadi aku melampiaskannya pada menulis, sekalian berlatih guna tetap memunculkan ide menulis yang berguna untuk tugas kuliahku.

Well, kembali lagi pada keutamaan yang wajib dimiliki wanita disamping keharusan yang memang harus dimilikinya, saya mengkategorikan ini menurut saya, jika anda mempunyai asumsi lain silahkan karena memang sebagai manusia kita mempunyai banyak pilihan yang bisa kita pilih, kita mulai dari:

1.       => Memasak ( Keharusan )
Kenapa saya menempatkan ini paling atas, simply karena ini kebutuhan utama manusia bukan hanya seorang wanita, pria pun harus bisa memasak yang sebagai upaya untuk bertahan hidup. Tapi memang wanitalah yang harus “bisa” ditimbang pria, karena tidak mungkin jika kelak anaknya ingin memakan sebuah omelette sederhana harus pergi ke sebuah cafĂ© atau mungkin sebagai wanita yang hidup dalam indekos seperti saya, bisa memasak adalah keharusan, karena sebagai manusia yang mempunyai cita rasa yang berubah-ubah dan terkadang isi dompet tidaklah selalu tebal, bisa memasak adalah salah satu cara penghematan sekaligus pelepas keinginan jika ingin sesuai cita rasa kita, ini harus bisa dilakukan oleh manusia, setidaknya kamu bisa memasak air, nasi, mie instan, atau nasi goreng untuk upaya kamu bisa bertahan hidup. Kamu tidaklah harus menyukai memasak, karena sayapun tidak masuk kategori yang setiap hari memasak untuk bertahan hidup, malah jika diberi ekonomi lebih saya lebih senang membeli makanan saja ketimbang memasak, karena saya malas untuk cuci piring sudahnya dan saya juga lebih baik mengurus kewajiban saya sebagai pelajar daripada memasak, tapi one day saya memang punya cita-cita untuk sekolah masak. Yes sekolah masak, selain untuk saya sendiri, ini memang sebuah cita-cita jangka panjang untuk sebuah passion yang harus saya lakukan guna menuntaskan rasa penasaran. Ladies, memasak itu tidaklah wajib, tapi kamu harus bisa memasak guna kamu bertahan hidup

2.     =>  Mencuci baju ( Keharusan )
Lagi-lagi, saya juga bukan tipe yang bisa sekali mencuci baju, tapi kondisi yang mengharuskan saya bisa mencuci baju, saya yang terlahir sebagai anak bungsu dan tidak pernah mencuci baju dirumah karena alasan badan saya selalu hangat bahkan cenderung demam ketika terlalu lama didalam air hingga menjadikan saya anak yang sampai umur menuju 19 tidak terlalu bisa mencuci baju, tetapi kondisinya sekarang saya sudah bisa mencuci ya karena saya tidak mungkin untuk laundry, terlebih memang kondisi keuang tidak memungkinkan, dan laundry disini mahal untuk kantong mahasiswa, tetapi sesekali saya pernah memang melaundry baju saya ketika sudah menumpuk dan saya malas mencuci, tapi selimut dan spray saya memang tidak pernah mencuci sendiri, saya selalu laundry karena ketidak bisaan itu. Namun lihatlah, disini ada kata keharusan dimana menjadi wanita memang harus bisa mencuci baju, maybe someday ekonomi sedang berputar seperti roda yang kadang di atas atau dibawah yang tidak memungkinkan untuk selalu laundry maka kamu akan mulai berfikir untuk melakukan cuci baju dengan tangan, terlebih ambil paling buruknya masak iya underwear mau di laundry, nah disitu kita pasti akan berfikir untuk harus bisa mencuci baju, ya tidak usahlah bersih sekali, setidaknya kotoran lepas dan wangi, cukup ( bagi saya ).

3.      => Make up  dan penampilan ( Wajib )
Seorang wanita yang kelaki-lakian pun pasti akan memikirkan powder apa yang cocok dengan mukanya, ya walaupun baby powder sekalipun yang ia gunakan, setidaknya ia sudah berfikir untuk penampilannya. Tapi tahukah, semakin seseorang memasuki fase dewasa dimana dia akan memasuki banyak lingkungan baru yang menuntutnya untuk tampil lebih maka ia memang wajib untuk bisa menampilkan yang terbaik dari dirinya. Tidaklah mungkin seorang wanita yang memang sudah masuk dalam dunia kuliah atau pun kerja tidak memiliki fikiran untuk berubah ke yang lebih baik, ini bukan keharusan tapi ini kewajiban, pantaskah ketika berada di suatu acara formal tetapi wajahnya sangat kusam, pasti semakin berjalannya waktu akan berfikir apa yang harus berubah, apa yang harus ia perbaiki dari dirinya agar pantas juga berada disitu. Penampilan juga pasti akan ia selaraskan dengan lingkungan serta individu yang mengelilinginya, sangat mustahil ketika ia berada di lingkungan klien yang berpakaian rapih tapi ia hanya mengenakan t-shirt, skinny jeans dan flat shoes. Ah aku menjamin wanita mana yang tidak kecil hati ketika sekelilingnya sudah berpakaian rapih tapi ia sendiri hanya mengenakan begitu, lambat laun ia pasti akan berubah, berubah menjadi pribadi yang lebih fresh, pribadi yang lebih mengerti untuk menempatkan dirinya, pribadi yang peduli akan penampilan, dan pribadi yang menyesuaikan dimana ia berpijak dan dengan siapa jemarinya kelak digenggam, percayalah karena saya sudah mulai membuktikan pada lingkungan saya.

4.      => Pintar ( wajib )
Ini sangat wajib dan memang juga keharusan dari seorang wanita untuk terlihat pintar. Tahukah menjadi pintar itu sulit, akan banyak usaha-usaha yang dilakukan untuk menjadi pintar, tetapi pada nyatanya terlihat pintar itu menyenangkan, sangat setimpal dengan usaha yang dilakukan untuk menjadi pintar ketika kapasitas kita sebagai orang pintar terlihat dan di akui. Terlebih wanita di zaman sekarang, berdiam diri dirumah bukan suatu hal yang bagus baik bagi kondisi sosial, fisik maupun psikisnya, sekolahlah! Dengan sekolah, maka kita akan mendapatkan banyak ilmu, bukankah ilmu akan menjadikan pintar. Bacalah! Dengan membaca kita banyak mengetahui segala informasi dan dapat kita bagi dan menjadi bahan obrolan seru bagi lingkungan kita, toh membaca juga bisa menambah ilmu kita baik secara akademis maupun pengetahuan umum kita. Berpijaklah di lingkungan dan bersama orang yang tepat! Ini adalah faktor yang kesekian untuk menjadikan kita pintar, bayangkan saja jika kita berada dilingkungan juara kelas, kakak senior yang hebat di bidangnya, dosen yang mumpuni, rekan kerja yang berkualitas, serta dengan siapa lawan berbicara kita. Wanita pintar pasti akan menghasilkan generasi yang pintar, karena dari wanita juga bukan anak-anak kalian (re: pria) akan diajarkan sekaligus menjadi guru pertama dalam hidupnya begitu ia lahir dan membuka mata, cobalah menjadi pintar, memang sulit tapi begitu terlihat pintar maka lingkungan yang kamu dapatkan akan sesuai dengan kualitas diri kamu.

5.     =>  Pengingat yang baik ( wajib )
Ini untuk yang mempunyai pasangan, tahukah kalian, tugas wanita itu bukan hanya sekedar menunggu kabar hingga kedatangan kalian saja, tapi lebih dari itu wanita bisa menjadi pengingat jadwal anda, wanita menjadi pendamping yang pantas untuk anda genggam ketika bertemu dengan bromance dan rekan kalian, wanita pengingat ketika rambut kalian sudah terlampau panjang untuk dipotong, wanita pengingat untuk menggantungkan handuknya ditempat semestinya, wanita pengingat bahwa pastikan kuku kalian rapih ketika hendak sholat jum’at, wanita pengingat bahwa anda harus membeli sepatu baru untuk mendukung penampilan anda sebagai pekerja kantoran misalnya, wanita juga pengingat agar jangan tidur terlampau malam ketika menonton bola atau bermain game, banyak tugas wanita yang lebih penting dari sekedar hanya keharusan yang dimilikinya dan masih banyak lainnya, hebat bukan wanita.


Menjadi wanita dengan banyak kewajiban yang dipunyai melebihi keharusnya memanglah harus bisa, saya sendiri hidup dilingkungan, mama yang tidak lulus SD karena memang faktor keuangan di zaman dulu tetapi mama saya bisa segalanya, ibu saya mengerti bahwa sekolah itu wajib bagi anak perempuannya, bahkan mama saya yang memberi saya tetap semangat untuk terus sekolah bahkan hingga Doctor sekalipun, mama saya yang notabene tidak belajar bisnis tetapi nyatanya kami sekeluarga hidup dari pekerjaan bapak yang menjadi wirausaha. Jadilah wanita yang serba mengerti dan bisa, mama saya selalu terlihat mengerti dan bisa ketika menjadi rekan bicara bisnis untuk bapak saya, padahal pekerjaan bapak saya yang bengkel dan ketika berbicara mengenai mesin, alat, atau keluhan pekerjannya, mama saya selalu bisa memberi solusi dan paham akan pekerjaan bapak saya, mama yang selalu paham akan kebutuhan alat di bengkel bapak juga tidak pernah sungkan untuk membeli seorang diri, dan lewat mama yang pintar menghandle keuangan padahal mama bukan sarjana ekonomi, kami anak-anaknya bisa hidup berkecukupan hingga sekarang, dan mama juga yang merintis usaha bersama bapak dari nol hingga sekarang. 

Dari sini aku mengerti dan belajar untuk menjadi perempuan bukan hanya bisa memasak, mencuci baju, mencuci piring, menyapu rumah, mengepel rumah tapi ada yang lebih penting dari itu semua, bahkan jika boleh memilih biarlah tidak usah mengerjakan pekerjaan begitu atau tetap mengerjakan tetapi kita mempunyai tugas yang lebih wajib lagi sebagai wanita bisa menghandle urusan menjadi rekan bicara untuk bekerja, rekan bicara untuk sekedar berbagi, ibu dari anak-anak, guru dari anak-anak, bahkan higga akuntan untuk perekonomian rumah. Mengertilah wanita, kalian harus mengetahui kapasitas keharusan kewajiban anda dilingkungan yang menaungi kalian, jangan terlalu sibuk dengan tugas ke“utama”an wanita yang dasarnya harus anda bisa, karena untuk mengejar kata keharusan itu ada banyak usaha-usaha yang anda harus lewatkan untuk menjadikan anda terlihat memenuhi kategori menjadi wanita yang worth it. Percayalah kamu akan mengucap banyak syukur dan dikelilingi kebahagiaan ketika kamu berada dilingkungan yang menginginkan kamu memiliki keharusan itu ketimbang keutamaan kamu sebagai wanita, karena untuk menjadi seorang wanita yang layak mendapatkan lingkungan dengan standar diatas rata-rata akan banyak usaha yang harus di lalui, tapi jika sudah berada dilingkup itu aku berani  menjamin, wanita mana yang tidak bahagia ketika ia berada di genggaman seorang yang hebat sepertinya juga!