Menjadi
wanita dengan banyak keharusan yang wajib dipunyai memang harus sekali,
terlebih bagi wanita yang tinggal di dunia timur ini, mengertikah jika banyak
yang harus diterampilkan untuk menjadi wanita terlebih sudah masuk fase dewasa,
dimana akan banyak masuk kedalam kehidupan yang baru, baik kehidupan kuliah,
bekerja, last menikah mungkin ya.
Banyak
sekali aku belajar dari lingkungan disekitarku, lingkungan yang membentuk
kepribadianku, individu yang telah banyak mengisi hariku, serta ilmu yang telah
banyak sekali aku dapatkan. Bukan dengan alasan aku menulis ini, jika bisa
dibilang ini hanya untuk pengisi hari-hari membosankan aku dikost, jadi aku
melampiaskannya pada menulis, sekalian berlatih guna tetap memunculkan ide
menulis yang berguna untuk tugas kuliahku.
Well,
kembali lagi pada keutamaan yang wajib dimiliki wanita disamping keharusan yang
memang harus dimilikinya, saya mengkategorikan ini menurut saya, jika anda
mempunyai asumsi lain silahkan karena memang sebagai manusia kita mempunyai
banyak pilihan yang bisa kita pilih, kita mulai dari:
1. => Memasak
( Keharusan )
Kenapa
saya menempatkan ini paling atas, simply karena ini kebutuhan utama manusia
bukan hanya seorang wanita, pria pun harus bisa memasak yang sebagai upaya
untuk bertahan hidup. Tapi memang wanitalah yang harus “bisa” ditimbang pria,
karena tidak mungkin jika kelak anaknya ingin memakan sebuah omelette sederhana
harus pergi ke sebuah café atau mungkin sebagai wanita yang hidup dalam indekos
seperti saya, bisa memasak adalah keharusan, karena sebagai manusia yang
mempunyai cita rasa yang berubah-ubah dan terkadang isi dompet tidaklah selalu tebal, bisa
memasak adalah salah satu cara penghematan sekaligus pelepas keinginan jika ingin sesuai cita rasa kita, ini harus bisa dilakukan oleh
manusia, setidaknya kamu bisa memasak air, nasi, mie instan, atau nasi goreng
untuk upaya kamu bisa bertahan hidup. Kamu tidaklah harus menyukai memasak,
karena sayapun tidak masuk kategori yang setiap hari memasak untuk bertahan
hidup, malah jika diberi ekonomi lebih saya lebih senang membeli makanan saja
ketimbang memasak, karena saya malas untuk cuci piring sudahnya dan saya juga lebih baik mengurus kewajiban saya sebagai pelajar daripada memasak, tapi one day
saya memang punya cita-cita untuk sekolah masak. Yes sekolah masak, selain
untuk saya sendiri, ini memang sebuah cita-cita jangka panjang untuk sebuah
passion yang harus saya lakukan guna menuntaskan rasa penasaran. Ladies,
memasak itu tidaklah wajib, tapi kamu harus bisa memasak guna kamu bertahan
hidup
2. => Mencuci
baju ( Keharusan )
Lagi-lagi,
saya juga bukan tipe yang bisa sekali mencuci baju, tapi kondisi yang
mengharuskan saya bisa mencuci baju, saya yang terlahir sebagai anak bungsu dan
tidak pernah mencuci baju dirumah karena alasan badan saya selalu hangat bahkan
cenderung demam ketika terlalu lama didalam air hingga menjadikan saya anak
yang sampai umur menuju 19 tidak terlalu bisa mencuci baju, tetapi kondisinya
sekarang saya sudah bisa mencuci ya karena saya tidak mungkin untuk laundry,
terlebih memang kondisi keuang tidak memungkinkan, dan laundry disini mahal
untuk kantong mahasiswa, tetapi sesekali saya pernah memang melaundry baju saya
ketika sudah menumpuk dan saya malas mencuci, tapi selimut dan spray saya
memang tidak pernah mencuci sendiri, saya selalu laundry karena ketidak bisaan
itu. Namun lihatlah, disini ada kata keharusan dimana menjadi wanita memang
harus bisa mencuci baju, maybe someday ekonomi sedang berputar
seperti roda yang kadang di atas atau dibawah yang tidak memungkinkan untuk
selalu laundry maka kamu akan mulai berfikir untuk melakukan cuci baju dengan
tangan, terlebih ambil paling buruknya masak iya underwear mau di laundry, nah
disitu kita pasti akan berfikir untuk harus bisa mencuci baju, ya tidak usahlah
bersih sekali, setidaknya kotoran lepas dan wangi, cukup ( bagi saya ).
3. => Make
up dan penampilan ( Wajib )
Seorang
wanita yang kelaki-lakian pun pasti akan memikirkan powder apa yang cocok
dengan mukanya, ya walaupun baby powder sekalipun yang ia gunakan, setidaknya
ia sudah berfikir untuk penampilannya. Tapi tahukah, semakin seseorang memasuki
fase dewasa dimana dia akan memasuki banyak lingkungan baru yang menuntutnya
untuk tampil lebih maka ia memang wajib untuk bisa menampilkan yang terbaik
dari dirinya. Tidaklah mungkin seorang wanita yang memang sudah masuk dalam
dunia kuliah atau pun kerja tidak memiliki fikiran untuk berubah ke yang lebih
baik, ini bukan keharusan tapi ini kewajiban, pantaskah ketika berada di suatu
acara formal tetapi wajahnya sangat kusam, pasti semakin berjalannya waktu akan
berfikir apa yang harus berubah, apa yang harus ia perbaiki dari dirinya agar
pantas juga berada disitu. Penampilan juga pasti akan ia selaraskan dengan
lingkungan serta individu yang mengelilinginya, sangat mustahil ketika ia
berada di lingkungan klien yang berpakaian rapih tapi ia hanya mengenakan
t-shirt, skinny jeans dan flat shoes. Ah aku menjamin wanita mana yang tidak
kecil hati ketika sekelilingnya sudah berpakaian rapih tapi ia sendiri hanya
mengenakan begitu, lambat laun ia pasti akan berubah, berubah menjadi pribadi
yang lebih fresh, pribadi yang lebih mengerti untuk menempatkan dirinya,
pribadi yang peduli akan penampilan, dan pribadi yang menyesuaikan dimana ia
berpijak dan dengan siapa jemarinya kelak digenggam, percayalah karena saya sudah mulai membuktikan pada lingkungan saya.
4. => Pintar
( wajib )
Ini
sangat wajib dan memang juga keharusan dari seorang wanita untuk terlihat
pintar. Tahukah menjadi pintar itu sulit, akan banyak usaha-usaha yang
dilakukan untuk menjadi pintar, tetapi pada nyatanya terlihat pintar itu
menyenangkan, sangat setimpal dengan usaha yang dilakukan untuk menjadi pintar ketika
kapasitas kita sebagai orang pintar terlihat dan di akui. Terlebih wanita di
zaman sekarang, berdiam diri dirumah bukan suatu hal yang bagus baik bagi
kondisi sosial, fisik maupun psikisnya, sekolahlah! Dengan sekolah, maka kita
akan mendapatkan banyak ilmu, bukankah ilmu akan menjadikan pintar. Bacalah! Dengan
membaca kita banyak mengetahui segala informasi dan dapat kita bagi dan menjadi
bahan obrolan seru bagi lingkungan kita, toh membaca juga bisa menambah ilmu kita baik secara akademis maupun pengetahuan umum kita. Berpijaklah di lingkungan dan bersama
orang yang tepat! Ini adalah faktor yang kesekian untuk menjadikan kita pintar,
bayangkan saja jika kita berada dilingkungan juara kelas, kakak senior yang
hebat di bidangnya, dosen yang mumpuni, rekan kerja yang berkualitas, serta
dengan siapa lawan berbicara kita. Wanita pintar pasti akan menghasilkan
generasi yang pintar, karena dari wanita juga bukan anak-anak kalian (re: pria)
akan diajarkan sekaligus menjadi guru pertama dalam hidupnya begitu ia lahir
dan membuka mata, cobalah menjadi pintar, memang sulit tapi begitu terlihat
pintar maka lingkungan yang kamu dapatkan akan sesuai dengan kualitas diri
kamu.
5. => Pengingat
yang baik ( wajib )
Ini
untuk yang mempunyai pasangan, tahukah kalian, tugas wanita itu bukan hanya
sekedar menunggu kabar hingga kedatangan kalian saja, tapi lebih dari itu
wanita bisa menjadi pengingat jadwal anda, wanita menjadi pendamping yang
pantas untuk anda genggam ketika bertemu dengan bromance dan rekan kalian,
wanita pengingat ketika rambut kalian sudah terlampau panjang untuk dipotong,
wanita pengingat untuk menggantungkan handuknya ditempat semestinya, wanita
pengingat bahwa pastikan kuku kalian rapih ketika hendak sholat jum’at, wanita
pengingat bahwa anda harus membeli sepatu baru untuk mendukung penampilan anda
sebagai pekerja kantoran misalnya, wanita juga pengingat agar jangan tidur
terlampau malam ketika menonton bola atau bermain game, banyak tugas wanita
yang lebih penting dari sekedar hanya keharusan yang dimilikinya dan masih banyak lainnya, hebat bukan wanita.
Menjadi wanita
dengan banyak kewajiban yang dipunyai melebihi keharusnya memanglah harus bisa,
saya sendiri hidup dilingkungan, mama yang tidak lulus SD karena memang faktor
keuangan di zaman dulu tetapi mama saya bisa segalanya, ibu saya mengerti bahwa
sekolah itu wajib bagi anak perempuannya, bahkan mama saya yang memberi saya
tetap semangat untuk terus sekolah bahkan hingga Doctor sekalipun, mama saya
yang notabene tidak belajar bisnis tetapi nyatanya kami sekeluarga hidup dari
pekerjaan bapak yang menjadi wirausaha. Jadilah wanita yang serba mengerti dan
bisa, mama saya selalu terlihat mengerti dan bisa ketika menjadi rekan bicara
bisnis untuk bapak saya, padahal pekerjaan bapak saya yang bengkel dan ketika
berbicara mengenai mesin, alat, atau keluhan pekerjannya, mama saya selalu bisa
memberi solusi dan paham akan pekerjaan bapak saya, mama yang selalu paham akan
kebutuhan alat di bengkel bapak juga tidak pernah sungkan untuk membeli seorang
diri, dan lewat mama yang pintar menghandle keuangan padahal mama bukan sarjana
ekonomi, kami anak-anaknya bisa hidup berkecukupan hingga sekarang, dan mama
juga yang merintis usaha bersama bapak dari nol hingga sekarang.
Dari sini aku
mengerti dan belajar untuk menjadi perempuan bukan hanya bisa memasak, mencuci
baju, mencuci piring, menyapu rumah, mengepel rumah tapi ada yang lebih penting
dari itu semua, bahkan jika boleh memilih biarlah tidak usah mengerjakan
pekerjaan begitu atau tetap mengerjakan tetapi kita mempunyai tugas yang lebih wajib lagi sebagai wanita bisa menghandle urusan menjadi rekan
bicara untuk bekerja, rekan bicara untuk sekedar berbagi, ibu dari anak-anak, guru dari anak-anak, bahkan higga
akuntan untuk perekonomian rumah. Mengertilah wanita, kalian harus mengetahui
kapasitas keharusan kewajiban anda dilingkungan yang menaungi kalian, jangan
terlalu sibuk dengan tugas ke“utama”an wanita yang dasarnya harus anda bisa,
karena untuk mengejar kata keharusan itu ada banyak usaha-usaha yang anda harus
lewatkan untuk menjadikan anda terlihat memenuhi kategori menjadi wanita yang
worth it. Percayalah kamu akan mengucap banyak syukur dan dikelilingi
kebahagiaan ketika kamu berada dilingkungan yang menginginkan kamu memiliki
keharusan itu ketimbang keutamaan kamu sebagai wanita, karena untuk menjadi seorang wanita yang layak mendapatkan lingkungan dengan standar diatas rata-rata akan banyak usaha yang harus di lalui, tapi jika sudah berada dilingkup itu aku berani menjamin, wanita mana yang tidak bahagia ketika ia berada di genggaman seorang yang hebat sepertinya juga!