2013/02/04

nggak jelas

malem my blog yg nyunyu hihiihiih
btw skrg aku udh Smt 2 nihh hihi yipiiee asikk akhirnya Smt 2 :) tp blogs you know?? hasil smt 1 kurang bikin senyum malah bikin sedih :( :( huaahh pengen nangis kalo liat khs :(
tapi yaudah lah ya kita harus tetep fight buat smt 2 ini :) well, kemaren abis mudik nih aku yapss ke way jepara dong pastinya :D yeay
tanggal 12 januari dengan naik bentor ke timbangan trus naik bis ke kertapati yeye akhirnya ke stasiun lagi aja nihh buat mudik, yeapp rasanya itu ternyata gini ya sekolah jauh seneng bangeeettt kalo pas masa libur udah dateng, bisa balik kerumah bisa ketemu mama, bapak,mba era pkknya keluarga dirumah dehh,, :D trus perjalanan kereta dari jam 9 malem sampe jam 8 pagian ya kalo gak salah -___- capek bgt emg tp gpp lohh aku seneng kok yg pntg bs ketemu mama hiihihih
trus daru t.karang ke way jepara itu 3 jam ya dan akhirnya aku sampe rumah juga buaahhahhahhahahah akhirnya meenn gue balik kerumah ini, kangennn ngeennn ngeenn bangeettt sumprit,,,
langsng dong hari pertama au perbaikan gizi hahahah dan besoknya nimbang berat badan , dan tau nggak skrg bb aku brpa,, yapp nggak lebih dr 48 kg :( meenn 12 kilo nya ilang kemana ituuu ya allohh sekurus inikah aku skrg :( dan tau slma 3 minggu dirumah cuma naik sekitar 1 kg -________________- sedihhhhh masyaallah banget padahal makan nggak kurang" aku ini :(
oke lupakan bb itu emg sensitip bgt buat saya baik saat sy gendot ataupun kurus begini ya :(
ooiya aku plg itu kebetulan temenku atu tika pulang lohh lgsg deh main betiga sm mpiet juga ininih fotonya











yipiieee itu diaa bloggsss :*

aku ceritain ya tntg mereka sedikit

mpiet itu skrg pekerja keras, makin gaul, makin tinggi, makin keren pastinya, dan dia udah kerja skrg punya duit sendiri *enakya* trus akhirnya dia dapet cowok yg sayang  sm dia dan smoga gak ngecewain kyk dulu lagi ya ;;)

atu tika skrg tambah ndud, malah ndut'an dia drpd aku skrg, makin cantiiikkk bgt, makin putih, makin seksi, makin keren juga pastinya,, dan masih sama lah kalo soal cowok dr dulu nggak beda hahahhaha

aku sama aja seperti dulu gk ada bedanya :)

semoga persahabatan ini bisa seterusnya amin
okedehh blogs udh dulu ya okeee

SISTEM KEBUDAYAAN KESENIAN LAMPUNG


TUGAS PENGANTAR ANTROPOLOGI
KEBUDAYAAN KESENIAN DAERAH LAMPUNG
download.jpg


Nama : Ayu Lely Sefia Sari



JURUSAN SOSIOLOGI
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMMU POLITIK
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
INDERALAYA
2012
Kebudayaan Seni di Provinsi Lampung

            Pada masa sekarang ini banyak kesenian – kesenian asli Indonesia yang hampir punah, tak terkecuali di Provinsi Lampung yang mempunyai begitu banyak kesenian asli daerah yang saat ini jarang ditampilkan di muka umum terkecuali jika ada acara khusus saja padahal pada zaman dahulu kesenian – kesenian itu sering dimainkan oleh pemuda – pemudi asli Lampung tatkala mereka mengadakan sebuah pertemuan baik formal maupun nonformal, dalam hal kebudayaan seni khas Lampung ada banyak contoh yang bisa dilihat misal seperti tariannya, alat musik, kain khas Lampung yang bernama Tapis, baju adat Lampung bahkan samapai rumah adat khas Lampung.
            Dalam hal tarian saja ada banyak tarian yang ada didaerah Lampung antara lain Tari Sembah atau dengan nama lainnya tari sigeh pengunten dahulu tarian ini dipakai dalam upacara adat yaitu untuk ritual menyambut dan memberikan penghormatan kepada para tamu atau undangan dari luar daerah Lampung dan upacara pernikahan keluarga Raja di Lampung dan banyak di kalangan masyarakat juga, boleh dikatakan tari sembah ini sebagai sebuah tari penyambutan yang ada dan bisa dilihat dalam acara upacara – upacara yang ada di Lampung.
            Ciri khas dari tari sembah ini sang penari selalu memakai mahkota asli Lampung yang dinamakan Siger, baju khas Lampung, kain bawahan tapis, selendang tapis, perhiasan emas – emas yang khas Lampung, dan sang penari yang diposisi depan selalu membawa sebuah wadah kotak berisi daun sirih dan kapur untuk dihaturkan kepada tamu penting dalam sebuah acara tersebut.
Berikut adalah contoh tari sembah khas Lampung:
images (1).jpgdownload (1).jpg
Kemudian Tari Melinting :        
Tari Melinting ada pada saat abad ke 16 yaitu pada masa silsilah kedua keratuan melinting Pangeran Panembahan Mas. Pada masa itu itu pengaruh islam mulai mendominasi tata cara tarian, termasuk mempengaruhi tari melinting. Tarian ini terdapat didaerah kecamatan Labuhan Maringgai, Desa Meringgai dan Wana yang masuk wilayah kabupaten Lampung timur.
            Asal – usul tari melinting ini di daerah Lampung Timur, Fungsi tari melinting sudah banyak berubah, tidak seperti pertama kali diciptakan oleh Ratu Melinting. Tarian ini sebelum mengalami perkembangan penyempurnaan adalah mutlak sebagai tarian keluarga Ratu Melinting yang dipergelarkan hanya pada acara begawi adat Keagungan Keratuan Melinting.
Tari Melinting yang dikembangkan kembali sejak 1958, tidak lagi merujuk sepenuhnya pada bentuk asli, baik gerak, buasa, dan aksesoris yang telah terjadi modifikasi disana – sini. Dari segi fungsi pun, persembahan tari melinting telah bergeser dari peragaan sakral menjadi tarian hiburan lepas atau paling tidak menjadi persembahan pada tamu agung yang berkunjung kelampung.
Penari tari melinting ini yang putra memakai kopiah emas melinting, baju dan jung sarat yang diselempangkan, baju teluk belanga, kain tuppal disarungkan, kipas warna merah, bulu seretei, sesapur handak putih, bunga pandan dan celana panjang putih. Tapi jika sekarang para penari ini hanya memakai kopiah emas pepadun, baju teluk belanga, kain tapis, kipas warna bebas dan bulu seretei sedangkan yang puteri memakai siger melinting cakar kuningan, kebaya putih lengan panjang, tapis pepadun, rambut disanggul, kipas warna bebas gelang rawi dan buah jukum.
Berikut adalah contoh tari melinting khas Lampung:
melinting.jpgmelintingg.jpg
Lalu tari bedana yaitu salah satu kesenian tradisional masysrakat Lampung. Tari ini dibawa oleh orang Arab pada sekitar tahun 1930 yang kemudian diajarkan kepada tiga orang anaknya bernama Ma’ruf, Amang, dan Abdullah. Mereka lalu menyebarkan tarian ini ke seluruh pelosok daerah Lampung. Tari Bedana adalah tari tradisional yang telah berakar serta dirasakan sebagai suatu symbol tradisi yang sangat luas tentang pandangan hidup serta alam lingkungan yang ramah dan terbuka.
Tari Bedana adalah  sebuah kesenian rakyat yang akrab dan merupakan salah satu nilai budaya untuk mengintrospeksikan suatu pergaulan, kasih sayang, dan persaudaraan,yang tulus dan ikhlas sebagai ciri dari sebuah ketradisionalan yang tak akan lepas. Tari ini ditampilkan secara berpasangan, sebaiknya putra dan putri. Satu keunikan bernilai plus dari tari berpasangan ini adalah bahwa ragam gerak tari bedana tidak memperkenankan penari bersentuhan dengan pasangannya.
Berikut adalah contoh tarian bedana khas lampung:
bedana.jpgbedanaa.jpg
            Dalam kesenian budaya Lampung bukan hanya terdapat tarian saja tetapi ada juga kain tenun khas lampung yang bernama kain tapis, kain ini adalah pakaian wanita suku Lampung yang berbentuk kain sarung terbuat dari tenun benang kapas dengan motif atau hiasan bahan sugi, benang perak atau benang emas dengan sistem sulam.
Dengan demikian yang dimaksud dengan Tapis Lampung adalah hasil tenun benang kapas dengan motif, benang perak atau benang emas dan menjadi pakaian khas suku Lampung. Jenis tenun ini biasanya digunakan pada bagian pinggang ke bawah berbentuk sarung yang terbuat dari benang kapas dengan motif seperti motif alam, flora dan fauna yang disulam dengan benang emas dan benang perak.
Tapis Lampung termasuk kerajian tradisional karena peralatan yang digunakan dalam membuat kain dasar dan motif-motif hiasnya masih sederhana dan dikerjakan oleh pengerajin. Kerajinan ini dibuat oleh wanita, baik ibu rumah tangga maupun gadis-gadis (muli-muli) yang pada mulanya untuk mengisi waktu senggang dengan tujuan untuk memenuhi tuntutan adat istiadat yang dianggap sakral. Kain Tapis saat ini diproduksi oleh pengrajin dengan ragam hias yang bermacam-macam sebagai barang komoditi yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Contoh kain tapis kesenian Lampung :
kain tapis.jpgkainn tapis.jpg
Di Provinsi Lampung sendiri ada juga dalam hal kesenian terdapat  alat musik khas yang hanya dipunyai oleh lampung  antara lain Serdam yaitu alat musik sebangsa suling yang terbuat dari bambu tipis berlubang empat(4), 3 di atas dan 1 (satu) di bawah, dudukan tiup di ujung dengan resonansi persilangan udara pada kulit bambu.
Kedua Kerenceng atau terbangan yaitu alat musik yang terbuat dari kayu (baluh) dan kulit kambing. Alat musik ini dipergunakan untuk mengiringi vokal, baik dalam acara ngarak (buharak) dalam bentuk tabuh lama(butabuh) dan mengiringi lagu-lagu dalam tubuh baru (diperbaru).
Ketiga Sekhdap dan bekhdah yaitu alat musik yang hampir sama seperti terbangan, namun dalam bentuk yang besar (garis tengah berukuran 40 cm s/d 100 cm).
Keempat Gambus Lunik yaitu alat musik yang terbuat dari kayu (baiknya kayu nangka)dan kulit, berdawai, bersenar. Alat musik ini mengiringi lagu-lagu, baik berfungsi sebagai hiburan atau sebagai musik  pengiring tari.Alat musik gambus lunik ini merupakan bukti langsung pengaruh kebudayaan Islam yang dibawa pedagang-pedagang arab ke nusantara.
Kelima yaitu Cetik atau Kulintang Pekhing yaitu alat musik yang terbuatdari bambu besar (betung), lebih baik yang telah berumur 6(enam) tahun dan telah mati (Lpg : mati temegi). Ruas bambu dibelah berukuran 5 x 30 cm, sedangkan untuk dudukan (rancak) diberi lubang dengan lebar 7 dampai 10cm dan panjangnya 45 cm.
Kesimpulan: Banyaknya Jenis kebudayaan kesenian yang ada dilampung sampai saat ini tetap dilestarikan oleh masyarakat lampung sebagai budaya asli daerah mereka sendiri, Pemerintah Lampung juga menggalakan program cintai kesenian daerah kepada siswa/i yang ada dilampung, mereka dilatih untuk menari atau bahkan memainkan alat musik khas lampung agar tetap terjaganya warisan nenek moyang mereka.