malem my blog yg nyunyu hihiihiih
btw skrg aku udh Smt 2 nihh hihi yipiiee asikk akhirnya Smt 2 :) tp blogs you know?? hasil smt 1 kurang bikin senyum malah bikin sedih :( :( huaahh pengen nangis kalo liat khs :(
tapi yaudah lah ya kita harus tetep fight buat smt 2 ini :) well, kemaren abis mudik nih aku yapss ke way jepara dong pastinya :D yeay
tanggal 12 januari dengan naik bentor ke timbangan trus naik bis ke kertapati yeye akhirnya ke stasiun lagi aja nihh buat mudik, yeapp rasanya itu ternyata gini ya sekolah jauh seneng bangeeettt kalo pas masa libur udah dateng, bisa balik kerumah bisa ketemu mama, bapak,mba era pkknya keluarga dirumah dehh,, :D trus perjalanan kereta dari jam 9 malem sampe jam 8 pagian ya kalo gak salah -___- capek bgt emg tp gpp lohh aku seneng kok yg pntg bs ketemu mama hiihihih
trus daru t.karang ke way jepara itu 3 jam ya dan akhirnya aku sampe rumah juga buaahhahhahhahahah akhirnya meenn gue balik kerumah ini, kangennn ngeennn ngeenn bangeettt sumprit,,,
langsng dong hari pertama au perbaikan gizi hahahah dan besoknya nimbang berat badan , dan tau nggak skrg bb aku brpa,, yapp nggak lebih dr 48 kg :( meenn 12 kilo nya ilang kemana ituuu ya allohh sekurus inikah aku skrg :( dan tau slma 3 minggu dirumah cuma naik sekitar 1 kg -________________- sedihhhhh masyaallah banget padahal makan nggak kurang" aku ini :(
oke lupakan bb itu emg sensitip bgt buat saya baik saat sy gendot ataupun kurus begini ya :(
ooiya aku plg itu kebetulan temenku atu tika pulang lohh lgsg deh main betiga sm mpiet juga ininih fotonya
yipiieee itu diaa bloggsss :*
aku ceritain ya tntg mereka sedikit
mpiet itu skrg pekerja keras, makin gaul, makin tinggi, makin keren pastinya, dan dia udah kerja skrg punya duit sendiri *enakya* trus akhirnya dia dapet cowok yg sayang sm dia dan smoga gak ngecewain kyk dulu lagi ya ;;)
atu tika skrg tambah ndud, malah ndut'an dia drpd aku skrg, makin cantiiikkk bgt, makin putih, makin seksi, makin keren juga pastinya,, dan masih sama lah kalo soal cowok dr dulu nggak beda hahahhaha
aku sama aja seperti dulu gk ada bedanya :)
semoga persahabatan ini bisa seterusnya amin
okedehh blogs udh dulu ya okeee
2013/02/04
SISTEM KEBUDAYAAN KESENIAN LAMPUNG
TUGAS
PENGANTAR ANTROPOLOGI
KEBUDAYAAN
KESENIAN DAERAH LAMPUNG

Nama : Ayu Lely Sefia Sari
JURUSAN SOSIOLOGI
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMMU POLITIK
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
INDERALAYA
2012
Kebudayaan Seni di Provinsi Lampung
Pada masa sekarang ini banyak
kesenian – kesenian asli Indonesia yang hampir punah, tak terkecuali di
Provinsi Lampung yang mempunyai begitu banyak kesenian asli daerah yang saat
ini jarang ditampilkan di muka umum terkecuali jika ada acara khusus saja
padahal pada zaman dahulu kesenian – kesenian itu sering dimainkan oleh pemuda
– pemudi asli Lampung tatkala mereka mengadakan sebuah pertemuan baik formal
maupun nonformal, dalam hal kebudayaan seni khas Lampung ada banyak contoh yang
bisa dilihat misal seperti tariannya, alat musik, kain khas Lampung yang
bernama Tapis, baju adat Lampung bahkan samapai rumah adat khas Lampung.
Dalam hal tarian saja ada banyak
tarian yang ada didaerah Lampung antara lain Tari Sembah atau dengan nama
lainnya tari sigeh pengunten dahulu tarian ini dipakai dalam upacara adat yaitu
untuk ritual menyambut dan memberikan penghormatan kepada para tamu atau
undangan dari luar daerah Lampung dan
upacara pernikahan keluarga Raja di Lampung dan banyak di kalangan masyarakat
juga, boleh dikatakan tari sembah ini sebagai sebuah tari penyambutan yang ada
dan bisa dilihat dalam acara upacara – upacara yang ada di Lampung.
Ciri khas dari tari sembah ini sang
penari selalu memakai mahkota asli Lampung yang dinamakan Siger, baju khas Lampung,
kain bawahan tapis, selendang tapis, perhiasan emas – emas yang khas Lampung,
dan sang penari yang diposisi depan selalu membawa sebuah wadah kotak berisi
daun sirih dan kapur untuk dihaturkan kepada tamu penting dalam sebuah acara
tersebut.
Berikut
adalah contoh tari sembah khas Lampung:


Kemudian
Tari Melinting :
Tari
Melinting ada pada saat abad ke 16 yaitu pada masa silsilah kedua keratuan
melinting Pangeran Panembahan Mas. Pada masa itu itu pengaruh islam mulai
mendominasi tata cara tarian, termasuk mempengaruhi tari melinting. Tarian ini
terdapat didaerah kecamatan Labuhan Maringgai, Desa Meringgai dan Wana yang
masuk wilayah kabupaten Lampung timur.
Asal – usul tari melinting ini di
daerah Lampung Timur, Fungsi tari melinting sudah banyak berubah, tidak seperti
pertama kali diciptakan oleh Ratu Melinting. Tarian ini sebelum mengalami
perkembangan penyempurnaan adalah mutlak sebagai tarian keluarga Ratu Melinting
yang dipergelarkan hanya pada acara begawi adat Keagungan Keratuan Melinting.
Tari
Melinting yang dikembangkan kembali sejak 1958, tidak lagi merujuk sepenuhnya
pada bentuk asli, baik gerak, buasa, dan aksesoris yang telah terjadi
modifikasi disana – sini. Dari segi fungsi pun, persembahan tari melinting
telah bergeser dari peragaan sakral menjadi tarian hiburan lepas atau paling
tidak menjadi persembahan pada tamu agung yang berkunjung kelampung.
Penari
tari melinting ini yang putra memakai kopiah emas melinting, baju dan jung
sarat yang diselempangkan, baju teluk belanga, kain tuppal disarungkan, kipas
warna merah, bulu seretei, sesapur handak putih, bunga pandan dan celana
panjang putih. Tapi jika sekarang para penari ini hanya memakai kopiah emas
pepadun, baju teluk belanga, kain tapis, kipas warna bebas dan bulu seretei sedangkan
yang puteri memakai siger melinting cakar kuningan, kebaya putih lengan
panjang, tapis pepadun, rambut disanggul, kipas warna bebas gelang rawi dan
buah jukum.
Berikut adalah
contoh tari melinting khas Lampung:


Lalu
tari bedana yaitu salah satu
kesenian tradisional masysrakat Lampung. Tari ini dibawa oleh orang Arab pada
sekitar tahun 1930 yang kemudian diajarkan kepada tiga orang anaknya bernama
Ma’ruf, Amang, dan Abdullah. Mereka lalu menyebarkan tarian ini ke seluruh
pelosok daerah Lampung. Tari Bedana adalah tari tradisional yang telah berakar
serta dirasakan sebagai suatu symbol tradisi yang sangat luas tentang pandangan
hidup serta alam lingkungan yang ramah dan terbuka.
Tari Bedana adalah sebuah kesenian rakyat yang akrab dan merupakan
salah satu nilai budaya untuk mengintrospeksikan suatu pergaulan, kasih sayang,
dan persaudaraan,yang tulus dan ikhlas sebagai ciri dari sebuah ketradisionalan
yang tak akan lepas. Tari ini ditampilkan secara berpasangan, sebaiknya putra
dan putri. Satu keunikan bernilai plus dari tari berpasangan ini adalah bahwa
ragam gerak tari bedana tidak memperkenankan penari bersentuhan dengan
pasangannya.
Berikut
adalah contoh tarian bedana khas lampung:


Dalam
kesenian budaya Lampung bukan hanya terdapat tarian saja tetapi ada juga kain
tenun khas lampung yang bernama kain tapis, kain ini adalah
pakaian wanita suku Lampung yang berbentuk kain sarung terbuat dari tenun
benang kapas dengan motif atau hiasan bahan sugi, benang perak atau benang emas
dengan sistem sulam.
Dengan demikian yang dimaksud dengan Tapis Lampung adalah
hasil tenun benang kapas dengan motif, benang perak atau benang emas dan
menjadi pakaian khas suku Lampung. Jenis tenun ini biasanya digunakan pada
bagian pinggang ke bawah berbentuk sarung yang terbuat dari benang kapas dengan
motif seperti motif alam, flora dan fauna yang disulam dengan benang emas dan
benang perak.
Tapis Lampung termasuk kerajian tradisional karena
peralatan yang digunakan dalam membuat kain dasar dan motif-motif hiasnya masih
sederhana dan dikerjakan oleh pengerajin. Kerajinan ini dibuat oleh wanita,
baik ibu rumah tangga maupun gadis-gadis (muli-muli) yang pada mulanya untuk
mengisi waktu senggang dengan tujuan untuk memenuhi tuntutan adat istiadat yang
dianggap sakral. Kain Tapis saat ini diproduksi oleh pengrajin dengan ragam
hias yang bermacam-macam sebagai barang komoditi yang memiliki nilai ekonomis
yang cukup tinggi. Contoh kain tapis kesenian Lampung :


Di Provinsi Lampung sendiri
ada juga dalam hal kesenian terdapat alat musik khas yang hanya dipunyai oleh
lampung antara lain Serdam yaitu alat musik sebangsa suling yang terbuat dari bambu tipis
berlubang empat(4), 3 di atas dan 1 (satu) di bawah, dudukan tiup
di ujung dengan resonansi persilangan udara pada kulit bambu.
Kedua Kerenceng atau terbangan yaitu alat musik yang
terbuat dari kayu (baluh) dan kulit kambing. Alat musik ini dipergunakan
untuk mengiringi vokal, baik dalam acara ngarak (buharak) dalam bentuk
tabuh lama(butabuh) dan mengiringi lagu-lagu dalam tubuh baru (diperbaru).
Ketiga Sekhdap dan bekhdah yaitu alat musik yang hampir sama seperti
terbangan, namun dalam bentuk yang besar (garis tengah berukuran 40 cm s/d
100 cm).
Keempat Gambus Lunik yaitu alat musik yang terbuat
dari kayu (baiknya kayu nangka)dan kulit, berdawai, bersenar. Alat musik
ini mengiringi lagu-lagu, baik berfungsi sebagai hiburan atau sebagai
musik pengiring tari.Alat musik gambus lunik ini merupakan
bukti langsung pengaruh kebudayaan Islam yang dibawa pedagang-pedagang
arab ke nusantara.
Kelima yaitu Cetik atau Kulintang Pekhing yaitu alat musik yang terbuatdari bambu
besar (betung), lebih baik yang telah berumur 6(enam) tahun dan telah mati (Lpg
: mati temegi). Ruas bambu dibelah berukuran 5 x 30 cm, sedangkan
untuk dudukan (rancak) diberi lubang dengan lebar 7 dampai 10cm dan
panjangnya 45 cm.
Kesimpulan: Banyaknya Jenis kebudayaan kesenian yang ada dilampung
sampai saat ini tetap dilestarikan oleh masyarakat lampung sebagai budaya asli
daerah mereka sendiri, Pemerintah Lampung juga menggalakan program cintai
kesenian daerah kepada siswa/i yang ada dilampung, mereka dilatih untuk menari
atau bahkan memainkan alat musik khas lampung agar tetap terjaganya warisan
nenek moyang mereka.
Langganan:
Komentar (Atom)



